Untuk kalimat-kalimat yang tersimpan di dalam kepala
Dan perasaan-perasaan yang bersembunyi di balik dada
Kalaulah satu saat
Tidak sempat terucap
Tidak sempat tertulis
KNOW ME BETTER. LIKE ME LESS.
Untuk kalimat-kalimat yang tersimpan di dalam kepala
Dan perasaan-perasaan yang bersembunyi di balik dada
Kalaulah satu saat
Tidak sempat terucap
Tidak sempat tertulis
Naila, Kamu masih ingat surat-suratmu dulu? Apa saja ya isinya? Aku sudah berusaha mengingatingatnya, tapi tetap saja tak mampu. Mungkin Kamu bisa bantu Aku. Sebut saja satu, sudah cukup untuk membuka sumbat di kepalaku. Naila, yang Aku ingat, Aku sejenak melayang ketika sore itu memegang surat pertamamu. (Dan surat-surat kedua ketiga kesepuluh dan kesekian puluh.)…
Read More
Indonesia, Apakah kamu untuk aku, ataukah aku untuk kamu? Memilihku lahir di pangkuanmu adalah anugerahku. Meniupkan napasmu di dadaku adalah hidupku. Memberiku makanminum dari tanahairmu adalah berkahku. Membagiku tawatangismu adalah surgaduniaku. Indonesia, aku Menatap matahari terbit di Bima Mencium aroma bunga mekar di Tomohon Meniti jembatan Sungai Mahakam Berjalan melintas perbatasan Skouw Berlari di pelataran…
Read More