Semua yang Terkasih,
Satu dekade dulu, saat menjadi bagian dari kampanye “Yuk Nabung Saham”, saya bersemangat mengajak masyarakat -seluruh lapisan masyarakat, apapun profesinya- untuk menjadi investor saham. Menyisihkan uangnya, untuk ditabungkan dalam bentuk saham -menjadi pemilik perusahaan publik- demi “mengamankan” uangnya, mendapatkan dividen, seraya berharap kenaikan “nilai perusahaan” dan harga sahamnya, agar setidaknya uang-uang yang dihasilkan jerih payah dari hari ke hari, bulan ke bulan, tidak tergerus inflasi, tidak menurun daya belinya. Bermimpi menjadi kaya? Tidak perlu. Cukup punya “tabungan” nyaman masa depan, sembari melek investasi agar terhindar dari investasi-investasi bodong. Cuma berharap menjadi sedikit lebih sejahtera saja, tidak berlebihan. Seluruh rakyat negeri ini berhak untuk itu.
Read More


