SURAT UNTUK ANAKKU (13)

Sekali lagi Nak, kematian memang gelap dan kelam. Misterius. Rahasia semesta. Bisa terjadi kapan saja dimana saja siapa saja. Ayahmu ini -yang beberapa pesan masuk tadi mengingatkan sudah tidak muda lagi- tampaknya masih akan tetap terus berlari. Seperti pernah kukutip di sebuah tulisanku: “I know only two things. One, I will be dead someday; two, I am not dead now. The only question is what I shall do between those points.” I will keep on running. Aku akan terus berlari. Sebisaku. Semampuku. Sesukaku.

Read More

Surat Untuk Anakku (12)

Kalau sebuah keteledoran kecil, sebuah ketidakpedulian kecil, sebuah keegoisan kecil, dapat membawa efek berantai demikian buruk dan besar, tidakkah sebuah senyum kecil, sebuah keramahan kecil, sebuah kemurahanhati kecil, juga seharusnya dapat membawa efek berantai baik dan besar?

Read More