TAKUT

Informasi sahih yang menjadi sorotan adalah rugi segedegede jagung sederet barisan reksadana yang sedang ramai diberitakan, atau rontok serontok-rontoknya geguguran saham-saham yang berstempel “gorengan”. Sebenarnya, per penutupan kemarin, kalau dihitung sejak awal tahun 2019 ini, IHSG kita hanya turun 3,9% (LQ45 minus 3,74% dan Jakarta Islamic Index minus 3,67%). Tidak besar-besar banget, bukan? Lalu kenapa barisan reksadana itu bisa jadi begitu pesakitan? Di luar reksadana yang dikelola dengan tidak benar, tidak jujur, dan seenak dewe, akhirnya, You can’t beat the market, Sultan. Index is absolutely better than you, always.

Read More

D3B

Seorang teman masuk ke ruangku, setengah berteriak, nyaris histeris. Keponakannya terjerat hutang, ratusan juta rupiah, dari pinjaman-pinjaman mudah yang saat ini marak, dari puluhan sumber. Yang menurut pengakuan si anak muda penghutang, hanya dipakai untuk “pas mau makan iniitu, tarik pinjaman, pas mau beli iniitu, tarik pinjaman”.

Read More

SAYA MESTI GIMANA COBA?

Ponakanku (karena saya dipanggil Om) terkasih, jangan main saham! Dia bukan untuk mainan, karena dia bisa membuat kita lebih kaya sejahtera bahagia. Kalau yang namanya mainan, biasanya hanya sekadar memberi rasa senang, plus bayar, tapi tidak menjadikan kita kaya sejahtera. (“Makanya para pemain saham banyak yang kehilangan uangnya, karena mereka harus membayar untuk bermain.”)

Read More