“Pak, besok bisa minta waktu ketemu? Sebentar kok, limabelas menit saja?” Heh! Suara di seberang terdengar renyah. Hmm… “Urusan apa ya, mBak?” “Mau menawarkan produk.” “Mbak, kamu jual produk apa?”
Read More
KNOW ME BETTER. LIKE ME LESS.
“Pak, besok bisa minta waktu ketemu? Sebentar kok, limabelas menit saja?” Heh! Suara di seberang terdengar renyah. Hmm… “Urusan apa ya, mBak?” “Mau menawarkan produk.” “Mbak, kamu jual produk apa?”
Read More
Atau jangan-jangan dia gak punya saham? Lha, kalau gak punya saham, ngapain juga dia ngajak-ngajak investasi saham. Seperti tukang obat penumbuh kumis, tapi sendirinya gak punya kumis. Tinggal! Musuhin aja!
Read More
“Kenapa sih masih nulis terus soal investasi dan saham? Kan dah gak di Bursa? Memangnya dapet apa sih?”
Read More
Sebenarnya, main dan saham bukanlah dua kata yang pantas disandingkan. Setidaknya mengacu ke definisi KBBI di atas. Karena “main saham” sebenarnya tidak dimaksudkan untuk menyenangkan hati, bersenang-senang, tetapi untuk mencari keuntungan (baca: kemenangan). Dan kalau ternyata kebanyakan dari para pemain itu malah berakhir dengan kerugian (baca: kekalahan), lalu mana unsur menyenangkan hatinya? Yang tersisa kan hanya sinis itu tadi.
Read More