KITA CERITA TENTANG BANDAR

Benarkah ada sosok yang namanya bandar saham? Ada, mereka yang mempermainkan saham dengan cara memanipulasi harga dan/atau informasi. Benarkah ada saham gorengan? Ada, obyek yang dipermainkan para bandar tersebut. Apakah semua saham bisa digoreng? Bisa saja, kalau sekadar bisa, apa sih yang tidak bisa di dunia ini, apalagi di dunia kapitalis? Bisakah semua orang menjadi bandar? Bisa saja, kalau punya keahlian, punya jaringan, punya uang, punya kepintaran (walaupun kepintaran yang mal-guna). Kalau begitu, memang pasar saham sangat layak untuk dihindari, tampaknya.

Read More

90:10

Dana. Pun kalau tujuannya dah lurus, dah teliti cek pilihan sahamnya tanpa andalan gosip, dah anti-gorengan, mbok belinya pakai duit dingin, yang memang buat simpanan waktu yang lamaaaaa, bukan buat kebutuhan minggu atau bulan-bulan depan. Parahnya lagi, nih, dananya ngutangan. Punya segini maunya segitu, greedy namanya bukan?

Read More

TARGET: INVESTOR RITEL (KATEGORI: EMPUK)

Percayalah, kita tidak bisa kaya mendadak dari dunia saham. “Change your thoughts, and you change your world”. Masih berharap seperti itu? Sebaiknya tutup saja rekening saham kita. Sungguh. Akutu-ndak-mau-kamu-dimangsa. (Kecuali kita adalah bandar atau bagian darinya. Tertarik? Baca kembali definisi bandar di atas.) Atau berpikir sekadar mendapat uang jajan gorengan dari saham gorengan? Trading for living dari saham gorengan? Sesaat menang sekali duakali, merasa mampu menguasai, “berkuasa”.

Read More