TERLANJUR SAYANG

Investor yang membeli saham (dan reksa dana) dengan harapan uangnya tidak dikonsumtifkan (diboroskan), dan tidak tergerus inflasi (nilainya menurun), yang berinvestasi untuk simpanan bekal rencana nikah, punya bayi, anak sekolah dan kuliah, hingga keinginan pensiun tua makmur, plus mimpi indah financial freedom, jelas sudah, itulah “mengamankan aset”, mengubah bentuk aset uang anda yang rentan ke bentuk instrumen lain, untuk tujuan mengamankan. Kenaikan harga saham, plus dividen berkala, menjadi harapan agar mampu menaikkan (baca: mengamankan) nilai asetnya, untuk nantinya cukup menutupi semua kebutuhan keluarga dan kehidupan, serta mimpi masa depan di kemudian hari. (Syukur-syukur semesta berbaik hati, ada hasil lebih.) Itulah yang namanya investasi. Itulah pengertian mengamankan aset. Titik. Sederhana.

Read More

BEBEK-BEBEKKU

Fakta per tanggal 24 Februari 2021, transaksi year to date di BEI, rata-rata per hari Rp 18 triliun, 80 persen dilakukan oleh investor domestik, sisanya oleh investor asing.

Berita per tanggal 24 Februari 2021, “Mulai tanggal 26 Juni 2021, BEI akan menghapus kode broker pada running trade, dan enam bulan setelahnya, akan menutup tipe investor, domestik dan asing.”

***

Investor A : Lalu gua harus gimana?
Investor B : Ya gak gimana-gimana.

Investor A : Apanya yang gak gimana-gimana? Kalau gak ada kode broker dan tipe investor, terus gimana gua trading?
Investor B : Ya udah sih, biasa aja kali.

Investor A : Ini mah sama aja blind date, either gua dicipok atau ditabok.
Investor B : Makanya kalau investasi tuh jangan ngekor kayak bebek, yang dilihat kok kode broker sama tipe investor, bingung sendiri pan lu sekarang.

Investor A : Lha terus lu gimana?
Investor B : Gua? So what gitu lho. Beli saham tuh yang dilihat perusahaannya. Sama aja kayak lu ke pasar beli semangka, masak bukan semangkanya yang dilihat, tapi malah merhatiin emak-emak mana aja yang beli, terus ikutan. Jiaahhh.

Investor A : Gua pan ngikut mayoritas.
Investor B : Makanya mikiirrr. Jangan-jangan bagus juga tuh aturan baru, biar lu tambah pinteran. Dikit.

***

Kenalkan, Investor A dan Investor B adalah investor-investor ritel asing yang selama ini bertransaksi di bursa efek kita.

The End.

Read More

ANDAI FEBRUARI

Andai saja bulan depan, “fair play” kembali diberlakukan, saya (geli juga? hmm, entahlah) membayangkan akan paniknya pasar. Para pemain akan tersapu hujan hanyut ke laut, “hukuman” karena bermain dengan bukan mainan, sementara para investor tulen -super investor- akan bernyanyi dan menari bersama hujan bulan Februari…

Read More