THE LONG AND WINDING (AND RAINY) ROAD

Seekor camar berulang mengepakkan sayap-sayapnya, berusaha sekuat tenaga terbang menembus angin kencang. Posisinya tidak bergerak. Turun ke tanah, sebentar, kemudian berusaha lagi. Tetapi tetap saja di atas sana dia masih belum banyak bergerak. Kembali turun ke tanah, untuk ambil ancang-ancang berusaha lagi. Ramalan cuaca sehari sebelumnya persis sama; berangin (sesuai julukan kotanya), hujan, dan temperatur…

Read More

Wildan dan Kapten Amerika

“Nak, ayo bangun, katanya mau lihat pelari.” Wildan membuka matanya yang masih mengantuk dengan enggan. “Tuh temantemanmu dah di depan, nungguin pelari-pelari Afrika yang katanya seperti kijang itu.” “Tapi Bu, aku mau ketemu Kapten Amerika.” “Lha, ya ndak ada toh Nak. Sana cepat gabung sama temantemanmu.” Bercelana pendek dan kemeja kotakkotak, bocah umur tujuh tahun…

Read More

Kepada Bapak

Bapak yang menyapaku dengan suara haru, “Bertahanlah Nak, ujung perjalananmu sudah tak jauh, di balik bukit itu…” Bapak yang memandangku dengan mata teduh, “Jangan menyumpah Nak, mataharimu tetap satu, yang bersahabat denganmu sejak dulu…” Bapak yang menghadangku dengan segelas air penuh, “Minumlah Nak, basahi dulu tenggorokanmu, waktumu setia menunggu…” ~ doro nchanga 160416 NH

Read More

Catatan Kecil Run to Care

Aku masih ingat kalau saat itu aku begitu siap menelpon untuk dijemput. Ya, akan kutinggalkan sisa 25KM perjalanan ini. Aku tak peduli DNF, Do Not Finish! Aku lebih peduli temanteman yang berpesan untuk tidak maksa dan ngoyo. Dan terutama karena aku sama sekali tidak tertarik dengan head line berita “Pelari Tewas Karena Mengantuk”. Itu jatahnya pengemudi kendaraan bermotor, bukan pelari. Dan karena lawan kata dari finish adalah do not finish, bukan mati. Aku tidak mau mati!

Read More

Cerita Anak Seorang Pelari NR

Aku terkejut. Aku terdiam. Aku tahu dia serius dan aku tidak berani memandangnya.   “Gimana kalau ini jadi NusantaRun terakhirku?”    Aku tidak pernah menyangka pertanyaan itu akan keluar dari mulut pelari di sampingku ini. Dan aku tidak siap untuk menjawab.   “Kamu tahu kan menderitanya…?”  Kami melangkah berdua dalam sepi, hanya ditemani hembusan angin…

Read More