When a blind man cries
Lord, you know
He feels it from his soul ~ Deep Purple

Ruang megah itu, Mainhall Bursa Efek Indonesia, perlahan diredupkan lampunya. Yang tersisa hanya cahaya dari tickers harga saham yang terus bergerak berputar mengelilingi dinding-dinding ruangan tinggi itu. Semua yang hadir, sekitar seratus orang, diminta memejamkan mata, berbaur dengan limapuluh disabilitas netra yang siang itu hadir di sana, yang pagi subuh tadi berangkat dari Cimahi.

Dalam remang, gadis berusia 22 tahun, Wigya Desi Amalia, mulai membaca kata demi kata, mengandalkan sentuhan jari jemarinya di atas lembaran-lembaran kertas putih besar buku Yuk Nabung Saham berhuruf braille. Suaranya yang renyah bening menyentuh, mengalir di ruang hening itu. Semua menyimak, mendengarkan. Hanya dengan indera pendengaran, dengan mata tertutup. “Bursa efek adalah sebuah berkah. Dan peruntukannya adalah untuk kita…”

Mataku basah. Dan terus membasah selama gadis disabilitas netra itu membaca…

Duduk di sampingnya, Elda Fahmi, yang berbicara setelah Wigya menyelesaikan pembacaan satu artikel dari buku braille itu. Remaja 18 tahun itu mengutarakan banyak hal luar biasa, hal-hal yang seolah melampaui usianya. Dan di sela kalimat-kalimat yang disampaikannya, dalam kebutaannya, Elda berucap, lantang sekaligus lirih, “Biarlah kami tidak bisa melihat dunia, tetapi (semoga) dunia akan melihat kami…”

Jariku mulai menyeka mataku. Sesekali aku harus mengalihkan pandanganku ke arah tickers di dinding atas sana, menahan air mataku jatuh…

Tidak sekalipun aku pernah membayangkan momen seperti ini. Tidak bahkan di mimpi terindahku. Ketika kalimat-kalimat dalam artikel-artikel itu dirangkai dua atau tiga tahun lalu, itu semua hanyalah untuk konsumsi surat kabar. Kegalauan berbuah tulisan. Kecintaan berbuah tulisan. Bergulirnya waktu, kumpulan artikel-artikel itu berubah menjadi sebuah buku. (Inipun tidak pernah terpikirkan sama sekali. Bahkan tawaran membukukan artikel-artikel koran itu sempat melahirkan keraguan, “Memangnya layak jadi sebuah buku?”)

Hari ini, Jumat, 22 Juni 2018, hanya dalam hitungan kurang dari sebulan setelah perbincangan awal dengan Widya Kameswara, seorang personel volunteer Komunitas Readers Abiyoso, buku “Yuk Nabung Saham, Selamat Datang, Investor Indonesia!” hadir dalam bentuk buku braille. Kurang dari sebulan, yang biasanya butuh enam bulan! Semua begitu bersemangat, semua bergerak, semua bekerja keras, semua bekerja sama. Dan inilah hasilnya, Buku Investasi Pertama dengan Huruf Braille. Di Indonesia. Dan di dunia.

Rekor itu hanya sebuah bonus, bonus besar. Ada yang jauh lebih bermakna dari rekor itu. Pintu pasar modal, bursa efek, investasi, kini terbuka, terbaca jelas di deretan titik titik timbul di atas kertas putih besar buku itu. Saudara-saudara kita, disabilitas netra, kini bisa membaca persis seperti kita membacanya. Juga memulai investasinya, membangun mimpinya, seperti kita. Pasar modal untuk semua, tanpa kecuali! (Dan mereka sudah langsung membuka rekening efeknya pada hari itu.) Ya, itulah yang jauh lebih bernilai. Jauh, jauh lebih indah.

Seperti disampaikan Jaya Suprana, yang mendadak hadir di acara ini, dalam sambutannya yang powerful. Sebelum menyerahkan piagam penghargaan rekor dunia MURI kepada Bursa Efek Indonesia, dia mengatakan, “Dari sekian ribu rekor yang tercatat di MURI, rekor ini merupakan salah satu rekor terindah…”

Saat itu, rasanya aku ingin sekali pindah duduk ke sudut pojok belakang ruangan megah itu. Aku ingin menangis lepas, tak ada lagi yang perlu ditahan…

NH

Posted by:Nicky Hogan

Nicky menjalani hidup limapuluh tahun, gemar berlari empatpuluh tahun, merambah alam tigapuluh tahun, bekerja di pasar modal duapuluh tahun, suka menulis sepuluh tahun. Dan inilah tulisannya.

4 replies on “WHEN A (BLIND) MAN CRIES

  1. Luarbiasa, salut dan sekaligus bangga kenal dan senantiasa dimentorin bapak, semoga apa yg telah dilakukan menjadi berkah kebaikan buat bapak.. semoga senantiasa terus menjadi mentor yang menginspirasi dan memotivasi saya dan semua yang ada disekeliling bapak..
    Terimakasih pak NH..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.