TAKUT

Informasi sahih yang menjadi sorotan adalah rugi segedegede jagung sederet barisan reksadana yang sedang ramai diberitakan, atau rontok serontok-rontoknya geguguran saham-saham yang berstempel “gorengan”. Sebenarnya, per penutupan kemarin, kalau dihitung sejak awal tahun 2019 ini, IHSG kita hanya turun 3,9% (LQ45 minus 3,74% dan Jakarta Islamic Index minus 3,67%). Tidak besar-besar banget, bukan? Lalu kenapa barisan reksadana itu bisa jadi begitu pesakitan? Di luar reksadana yang dikelola dengan tidak benar, tidak jujur, dan seenak dewe, akhirnya, You can’t beat the market, Sultan. Index is absolutely better than you, always.

Read More

SAYA MESTI GIMANA COBA?

Ponakanku (karena saya dipanggil Om) terkasih, jangan main saham! Dia bukan untuk mainan, karena dia bisa membuat kita lebih kaya sejahtera bahagia. Kalau yang namanya mainan, biasanya hanya sekadar memberi rasa senang, plus bayar, tapi tidak menjadikan kita kaya sejahtera. (“Makanya para pemain saham banyak yang kehilangan uangnya, karena mereka harus membayar untuk bermain.”)

Read More

IF

“Jika kamu mampu menjaga akal sehatmu, saat yang lain kehilangannya…
 Jika kamu mampu menunggu dan tidak menjadi lelah karenanya…
 Jika kamu mampu berpikir – dan tidak mempertanyakan tujuanmu…
 Jika kamu mampu percaya diri ketika semua orang meragukanmu…
 Dunia, dan segala isinya adalah milikmu”

Read More