Kuingin tahu, kau harus mau
Kuingin kau begitu, agar kau tahu

Bila ku mati, kau juga mati
Walau tak ada cinta sehidup semati

Posesif ~ Naif

*

Devi : Saya anak milenial, mau investasi saham yang tiap tahun ada bagi-bagi keuntungannya, buat jajan. Ada gak Pak?

“Namanya cocok ya sama keinginannya. Keuntungan yang dibagikan tiap tahun itu namanya Dividen, tuh mirip kan? Ada! Cek IDXHIDIV20, itu indeks yang isinya 20 saham di BEI yang paling rajin bagi-bagi dividen, dan gede-gede. Tinggal beli aja 1 atau 2 atau 3 atau borong semua tuh 20. Simpan, tidur nyenyak, tiap tahun dapat dividen, buat uang jajan, atau buat beli saham lagi, woowww banget tuh.”

Devi : Gitu doang Pak? Cocok banget buat Yuk Nabung Saham ya Pak.

“Pinter! Memang gitu doang. Cek deh daftar 20 saham itu, saham-saham top yang rata-rata kamu kenal banget. Dah disortir sama BEI, terus mikir apa lagi…?”

Devi : Siap, Pak! #lebiu

“Heh?!”

Soe Boen : Pak, saya mah cinta tanah air, maunya beli saham perusahaan milik negara aja, Be U eM eN. Yang mana dong Pak?

“Kalau di luar negeri, Soe itu singkatan dari State Own Enterprise, pas ya sama lu. Ok, Bung Patriot, cek IDXBUMN20. Isinya 20 saham BUMN terbesar dan teraktif ditransaksikan. Gua pikir cuma investor asing aja yang suka saham-saham BUMN, gak taunya lu juga pinter ya.”

Soe Boen : Pinter dan patriotik, Pak.

“Iye, iye…”

Ja’is : Sorry ye, lu pade duniawisentris banget. Gak lepel. Pak, saya mau yang saham syariah, biar tenang dunia akherat. Bisa kan Pak?

“Bisa dong! Hebat lu, indeksnya aja ngikut nama lu. Sana cek indeks JII70, ada 70 saham syariah terbesar dan terlikuid. Tinggal sesuaikan dengan kocek. Inget, jangan investasinya aja yang syariah, kelakuan juga ya.”

Ja’is : Ya iyalah, masa’ iya dong. Kombinasi ketiganya ada gak, Pak? Syariah sekaligus BUMN sekaligus dividen tinggi?

“Adalah, masa’ ada dong! Gih sana belanja, nanya mulu…”

*

Bila ku tahu, kau juga tahu
Walau tak ada tahu…

(Dalam rangka peluncuran 3 indeks baru Bursa Efek Indonesia, 17052018)

NH

Posted by:Nicky Hogan

Nicky menjalani hidup limapuluh tahun, gemar berlari empatpuluh tahun, merambah alam tigapuluh tahun, bekerja di pasar modal duapuluh tahun, suka menulis sepuluh tahun. Dan inilah tulisannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.