“Menurutmu dulu kita berpacaran?” “Menurutmu? Haruskah kujawab?”
Read More
KNOW ME BETTER. LIKE ME LESS.
“Menurutmu dulu kita berpacaran?” “Menurutmu? Haruskah kujawab?”
Read More
“There are some realities that you can only see through eyes that have been cleansed by tears.” ~ Pope Francis Air mataku menitik. Mulutku gemetar menggigit roti tawar beroles mentega dan gula pasir yang disodorkan Ayah. Kemarahan tadi perlahan telah berubah menjadi tangisan. Ayah menatapku lembut, lalu berucap. “Hari ini kau kalah, mungkin besok kau…
Read More
Kehidupan tidak sempurna. Seperti halnya manusia, tidak sempurna. Tattoo diciptakan untuk menutupi ketidaksempurnaan itu.
Read More
Botak plontos bergincu merah dengan hanya ada tugas dan hukuman. Tugas dan hukuman. (“Gambar alat vital kalian!” Pedelah untuk urusan satu ini, lengkap dengan ukiran dan gradasinya, alhasil kok malah mendapat hukuman berat? Berguling di lantai dan dipepet menumpuk rapat di sudut ruang. “Memangnya mata, kuping, mulut bukan alat vital?!” Rasanya sampai sekarang pun kalau saya diberi tugas yang sama, percayalah, saya masih akan tetap keukeuh.)
Read More