JENDELA DAN MATAHARI

Jendela besar itu terpasang di depan teras, di tengah-tengah bangunan dua lantai mirip kastil, menggusur dua pintu kayu berat ke sisi kiri dan kanannya. List kayu membelah jendela menjadi sembilan kotak kaca, dengan hiasan setengah lingkaran kaca di atasnya; sebuah setengah lingkaran kecil lainnya dan empat list kayu membentuk sinar matahari.

Pukul 07:00. Suhu 12 derajat celcius. Aku berdiri di balik jendela. Menyapu perlahan pandanganku.

Jalan kecil berkerikil hitam, hamparan luas rumput hijau pendek rapih, laut biru yang tenang, bukit-bukit hijau dataran tinggi Isle of Skye, sedikit diselimuti awan putih, dan langit biru yang terbentang luas dan tinggi.

Sebatang pohon kecil di sisi kiri dan sebatang lainnya tanpa daun di sisi kanan, dan feri kecil putih -yang kemarin sore mengantarku menyeberang- tersandar di dermaga.

(Terima kasih kepada jendela, dan kepada matahari yang telah memberi warna-warna indah ini. “To praise the sun is to praise your own eyes.” ~ Rumi)

Read More

SAPUQ

Aku ingat sekarang, cahaya tubuhnya itu yang menarik perhatianku. Juga sapuq yang melingkar di kepalanya. Sepotong wajah asing bagi suku kami, tetapi balutan sapuq telah membuatnya tampak istimewa. Karenanya aku mengikutinya sejak tadi. Sudah berapa kilometer kami berlari dan berjalan? Lebih dari tiga jam, selepas meninggalkan bangunan sekolah tempatku mengajar. Tadi aku sempat mencuri dengar, dia dan rombongan sudah berlari dua puluh kilometer, sejak subuh. Singgah di sekolahku, sebelum melanjutkan perjalanan, masih dua puluh kilometer ke pos peristirahatan berikutnya dan sisanya dua puluh kilometer lagi barulah tiba di garis akhir, sisi utara pulau. Jauh ternyata. Aku akan mengikuti semampuku saja, atau selama dia masih mengizinkanku.

Read More

Dia, Guru Astronomiku

Dia adalah cahaya tak tergenggam

Dia adalah galaksi dalam kesegalaannya
Dia adalah bintang nyata sekaligus semu

Dia adalah hujan meteorit yang menembus atmosferku
Dia adalah lubang hitam yang menghisap keakuanku

Dia adalah supernovaku yang cemerlang nan singkat
Dia adalah komet yang ekornya hanya mampu kupandang

Dia adalah nebula yang perlahan memudar
Dia adalah debu angkasa di antariksaku

Dia adalah kesunyiaan jagad raya

Read More