MANCHESTER

(Dan pelukan itu meninggalkan airmata di mataku) Hujan menyambutku di stasiun Piccadilly Ayahku mengatakan itu tanda keberuntungan Ada nada cemburu di suaranya Bukan karena hujan kukira Karena kuliahku di kota ini rasanya “Papa, tidak semua kita memanen buah dari pohon yang kita tanam, kan?” Dia tahu iya, tapi dia juga manusia NH

Read More

KATEDRAL

“Sanctus, Sanctus, Sanctus Dominus Deus Sabaoth; Pleni sunt coeli et terra gloria tua Hosanna in excelsis” Seorang anak gadis umur sembilan tahun Berambut coklat pirang sepunggung diikat karet Dalam jubah anggun warna merah darah Berjalan perlahan ke meja altar Mengiringi pastur dan rombongannya Berulang kali menengok ke kiri kursi paling depan Ibunya berpaling sejenak dalam…

Read More

RABU PAGI DI MONUMEN NASIONAL

Setiap Rabu dia akan ke Monumen Nasional Berjalan kaki dari kontrakannya di kawasan padat Karang Anyar Menyusuri Pasar Baru yang dahulu pernah menjadi primadona dan Lapangan Banteng yang sekarang tiba-tiba jadi ajang rebutan pengakuan Melewati jalan yang memisahkan Katedral dan Istiqlal Dia selalu bersemangat kalau sudah melihat menara cantik gereja dan kubah megah mesjid itu…

Read More

BIARKAN DIA DI SANA, MISTERI

Kami berdiri dan mengucapkan selamat berpisah Namun cinta dan keputusasaan berdiri diantara kami seperti dua hantu Yang satu mengembangkan sayapnya dengan jari di tenggorokan kami Sementara yang satu menangis dan yang lain tertawa Saat aku menggenggam tangan Selma untuk kucium Ia mendekat padaku dan mencium dahiku Ia menutup matanya dan berbisik lembut, “Oh Tuhan, ampunilah…

Read More