Di lingkungan yang disiplin, kita akan terbawa dan “dipaksa” menjadi disiplin. Suka atau tidak suka. Di lingkungan yang bersih, kita akan turut menjaga kebersihan, malu sendiri pada pandangan hina dan heran semua mata kalau buang sampah sembarangan. Contoh kecil aja sih. Tetapi di tempat rekreasi jorok, rasanya “tidak berdosa” kalau kita ikut-ikutan jorok-jorokan. Hal sama berlaku juga untuk hidup di lingkungan orang-orang baik, di lingkungan orang-orang religius (entah lempeng entah sesat), di lingkungan orang-orang ambisius, di lingkungan koruptor dan penjahat, dan seterusnya dan seterusnya.
Read More


