KITA HANYA MENYAMPAIKAN…

Dan terutama, sekali lagi pengalaman “mengemis” donasi, pelajaran paling berharga darinya. Belajar untuk tidak perlu membawa perasaan. Tidak perlu tidak percaya dengan penolakan, tidak perlu marah dan sakit hati, tidak perlu sedih dan patah hati. Belajar melompat saja langsung ke tahapan akhir proses dalam menghadapi sebuah kenyataan; tahapan berserah, tahapan menerima kenyataan, apa adanya. Bukan urusan kita merespon. Itu urusan semesta, urusan Tuhan. “Kita hanya menyampaikan…”

Read More

D3B

Seorang teman masuk ke ruangku, setengah berteriak, nyaris histeris. Keponakannya terjerat hutang, ratusan juta rupiah, dari pinjaman-pinjaman mudah yang saat ini marak, dari puluhan sumber. Yang menurut pengakuan si anak muda penghutang, hanya dipakai untuk “pas mau makan iniitu, tarik pinjaman, pas mau beli iniitu, tarik pinjaman”.

Read More