SURAT UNTUK ANAKKU (13)

Sekali lagi Nak, kematian memang gelap dan kelam. Misterius. Rahasia semesta. Bisa terjadi kapan saja dimana saja siapa saja. Ayahmu ini -yang beberapa pesan masuk tadi mengingatkan sudah tidak muda lagi- tampaknya masih akan tetap terus berlari. Seperti pernah kukutip di sebuah tulisanku: “I know only two things. One, I will be dead someday; two, I am not dead now. The only question is what I shall do between those points.” I will keep on running. Aku akan terus berlari. Sebisaku. Semampuku. Sesukaku.

Read More

I AM THE STORM

“Penderitaan sama dengan rasa sakit dikalikan penolakan”. (Persamaan yang sederhana namun saya mempercayainya, powerful, untuk lari dan untuk seharihari.) “Perbesar penolakan, dan penderitaan akan semakin besar pula. Hilangkan penolakan, nihilkan penolakan, dan penderitaan menjadi tiada.”

Read More