Mataku adalah hamparan ladang Peron yang sunyi Dan perempuan yang duduk sendiri Telingaku adalah celoteh penumpang Raungan mesin tua Dan ketukan hujan di kaca jendela Jemariku akan membawamu ke sana Rindukah kamu akan ceritaku? NH
Read More
KNOW ME BETTER. LIKE ME LESS.
Mataku adalah hamparan ladang Peron yang sunyi Dan perempuan yang duduk sendiri Telingaku adalah celoteh penumpang Raungan mesin tua Dan ketukan hujan di kaca jendela Jemariku akan membawamu ke sana Rindukah kamu akan ceritaku? NH
Read More
Aku melepas ikat kepala Buff pemberiannya Melingkarkan di pergelangan tangan Kiri seperti saban Nah, aku jelas mendengarmu Hanya apakah bisik tawamu Atau jerit tangismu Aku tak tahu Ilalang merunduk kalah Menyembah tanah Karenamu Katanya ombak yang terbelah Di laut yang lelah Sepertimu Bambu-bambu anak panah Daunnya bergesek saling melukai Sementara kabut durjana Terus mengurung sedari…
Read More
Tak ada lagi matahari Juga bulan yang menemaniku Baiklah, Biar kubungkus saja hujan ini Kubawa pulang Untuk membasuh sesakku Sambil, Membelai rambutmu di layar kaca Menjilat keringatmu di handphoneku Membaca puisi indahmu dalam diam Melukis cerita-cerita seronokmu Aku tak butuh lagi matahari Juga bulan yang kau tinggalkan Aku hanya merindukan hujan Cukup itu saja, Untuk…
Read More
Aku tak tahu sekarang kau ada dimana Mungkin sedang mengerang kesakitan di neraka terdalam Mungkin juga sedang gentayangan bingung tanpa arah dan teman Atau mungkin sudah terlahir sebagai belatung atau makhluk menjijikan lainnya Bodoh, Kau tahu? Yang kau serang itu bukan gereja, tapi umat manusia Yang kau ledakkan itu bukan Surabaya, tapi Indonesia Kau harap…
Read More