CINCIN

Dua jam yang lalu, sekitar pukul 9:40 pagi, Jumat 25 Juli 2025, mobil yang kami tumpangi baru saja pecah ban kiri belakang. Mobil tak terkendali, menghantam tembok pemisah jalan toll di sisi kanan beberapa kali. Lalu menghantam badan truk besar pengangkut mobil di sisi kiri, yang sedang melaju dalam perjalanan dari Jakarta ke Jawa Timur membawa 6 mobil baru.

Read More

REMEMBERING GEDE

Tiba-tiba aku seolah disusup sosok berbeda. Entah dari mana datangnya. Mungkin sudah dimulai sejak aku menjajakkan kembali kaki di bibir puncak Gunung Gede, setelah mendaki sekitar empat jam dari Taman Cibodas. Pendakian Gede, untuk kesekian kali, ya aku tidak pernah menghitungnya, rasanya sudah puluhan kali. Argh, aku selalu mencintai Gunung Gede. Selalu. Kawah berasap belerang menganga lebar di bawah jurang yang dalam. Dinding tebing kokoh dan sunyi yang mengelilinginya. Panorama Gunung Pangrango yang menjulang cantik di seberang. Dan terutama, argh, lembah Alun-alun Surya Kencana. Padang edelweisnya. Harum rumputnya. Nyanyian kerikilnya. Tabir kabutnya. Pelukan dinginnya. Langit “milky way”-nya.

Read More

Pelari (Trail) Ultra: Penaklukan Surga

In nòreni per ìpe,
in noreni coràh;
tirà mine per ìto,
ne dominà.

”Conquest of Paradise” bergema menembus udara. Lagu yang sejak pukul 4 sore hari sebelumnya sudah terdengar, saat mengantar para pelari 100K Bali Trail Running Ultra 2025 memulai perjalanan maksimal 34 jamnya, masih terus berputar, berulang-ulang. Kolosal, epik, dan megah. Misterius, tanpa makna yang jelas. Keindahan harmoni yang sejatinya mungkin memang tidak butuh kejelasan.

Read More

NAGA DAN CACING

Pelari perempuan di depanku membungkuk, muntah hebat. Berkali-kali. Seolah menguras habis isi perutnya. Wajahnya tampak menahan sakit. Aku mendekatinya, “Do you need water?” Dia hanya menunjuk ke botol air yang diselipkan di kantong belakang pinggangnya. Aku membantunya meraih botol itu, yang berisi cairan berwarna, bukan air mineral. Entah minuman apa itu.

Read More