THE LONG AND WINDING (AND RAINY) ROAD

Seekor camar berulang mengepakkan sayap-sayapnya, berusaha sekuat tenaga terbang menembus angin kencang. Posisinya tidak bergerak. Turun ke tanah, sebentar, kemudian berusaha lagi. Tetapi tetap saja di atas sana dia masih belum banyak bergerak. Kembali turun ke tanah, untuk ambil ancang-ancang berusaha lagi. Ramalan cuaca sehari sebelumnya persis sama; berangin (sesuai julukan kotanya), hujan, dan temperatur…

Read More

1,4 KG DAN 60 KM

(Catatan dari #BinloopUltra120) Ketika otakku merayu, memintaku menghentikan lariku, seketika seluruh tubuhku bereaksi Kedua telapak kakiku yang mulai melepuh berair akibat gerimis dari awal lomba langsung berteriak, kasihanilah kami Kelingking kaki kiriku turut meratap, lihatlah aku, bentukku sudah berubah Otot-otot betis dan paha yang mulai keras tertarik, memandangku memelas Perutku tiba-tiba ikut-ikutan, ayolah, kamu tidak…

Read More

JAS HUJAN

06:48 Minggu pagi “Jas ujan, jas ujan, biar gak masuk angin…” Menenteng kantong kresek hitam di kiri kanan tangannya, masing-masing berisi 18 jas hujan, laki-laki itu berteriak pelan. Hujan sejak subuh tadi membawa langkahnya keluar rumah kontrakannya, mengarahkan langkahnya ke kawasan Sudirman. Sejam sebelumnya masih lumayan deras, tetapi sekarang mulai mereda, hanya gerimis. Tampaknya para…

Read More

Wildan dan Kapten Amerika

“Nak, ayo bangun, katanya mau lihat pelari.” Wildan membuka matanya yang masih mengantuk dengan enggan. “Tuh temantemanmu dah di depan, nungguin pelari-pelari Afrika yang katanya seperti kijang itu.” “Tapi Bu, aku mau ketemu Kapten Amerika.” “Lha, ya ndak ada toh Nak. Sana cepat gabung sama temantemanmu.” Bercelana pendek dan kemeja kotakkotak, bocah umur tujuh tahun…

Read More

Kepada Bapak

Bapak yang menyapaku dengan suara haru, “Bertahanlah Nak, ujung perjalananmu sudah tak jauh, di balik bukit itu…” Bapak yang memandangku dengan mata teduh, “Jangan menyumpah Nak, mataharimu tetap satu, yang bersahabat denganmu sejak dulu…” Bapak yang menghadangku dengan segelas air penuh, “Minumlah Nak, basahi dulu tenggorokanmu, waktumu setia menunggu…” ~ doro nchanga 160416 NH

Read More