APA YANG DIAJARKAN LARI KEPADAMU? (SANG WAKTU)

Sang Waktu adalah ayah dari kerendahan hati. Mengajarmu untuk meminta-mengiba donasi, untuk fasilitas air bersih demi anak-anak perempuan yang tidak kau kenal, dan tidak mengenalmu, untuk kemudian ikhlas dilupakan. Mengajarmu untuk mengingat kembali betapa kecil dan tak berarti sosokmu, pada sore cerah yang megah, pada samudra malam yang sunyi, di jalan gelap membelah hutan yang tak kau mengerti kiri kanannya, di sorot mata siang hari yang menggentarkan yang membuatmu tertunduk dalam.

Read More

DI TAMAN

Seorang pemain skuter
Duduk sendiri
Sejam berlalu
Di bangku panjang
Tersembunyi
Di bawah pohon
Memandang rumput basah
Tetes air jatuh dari topinya
“Apakah pelari itu menyapaku?”

Seorang pelari
Melintasi aspal sempit taman
Berputar berulang
Sebebasnya
Daun maple rontok
Bunga merah putih ungu
Keringat dan gerimis
Bercampur jadi satu
“Berapa umur perempuan tua itu?”

Seorang perempuan tua
Sesekali menghindari hujan
Kepala tertunduk
Dalam kerudung hitam
Dengan alat bantu berjalan
Melangkah pelan
Saban pagi hari
Di taman kecil itu
“Siapa yang ditunggu pemain skuter itu?”

Pemain skuter
Berputar berulang
Saban pagi hari
Melintasi aspal sempit taman
Sesekali menghindari hujan
Sebebasnya
“Semoga aku tak dianggap tak ramah.”

Pelari
Melangkah pelan
Tetes air jatuh dari topinya
Kepala tertunduk
Di taman kecil itu
Sejam berlalu
“Aku rasa dia seumur ibuku.”

Perempuan tua
Memandang rumput basah
Bunga merah putih ungu
Bercampur jadi satu
Di bangku panjang
Duduk sendiri
“Mungkin kekasihnya tak datang.”

Pemain skuter, “Andai aku bisa mendengar.”
Pelari, “Aku rindu mendiang ibuku.”
Perempuan tua, “Aku telah menunggu seumur hidupku.”

Queen’s Park, Southampton
14 Juli 2023, 07.00AM, 14°C

Read More