Gelandangan meringkuk dalam kantong tidur Dan angsa putih berenang tak peduli “Sampai kapan sombongmu itu, sampai kuboleh hadir di mimpimu?” NH
Read More
KNOW ME BETTER. LIKE ME LESS.
Gelandangan meringkuk dalam kantong tidur Dan angsa putih berenang tak peduli “Sampai kapan sombongmu itu, sampai kuboleh hadir di mimpimu?” NH
Read More
(Dan pelukan itu meninggalkan airmata di mataku) Hujan menyambutku di stasiun Piccadilly Ayahku mengatakan itu tanda keberuntungan Ada nada cemburu di suaranya Bukan karena hujan kukira Karena kuliahku di kota ini rasanya “Papa, tidak semua kita memanen buah dari pohon yang kita tanam, kan?” Dia tahu iya, tapi dia juga manusia NH
Read More
“Sanctus, Sanctus, Sanctus Dominus Deus Sabaoth; Pleni sunt coeli et terra gloria tua Hosanna in excelsis” Seorang anak gadis umur sembilan tahun Berambut coklat pirang sepunggung diikat karet Dalam jubah anggun warna merah darah Berjalan perlahan ke meja altar Mengiringi pastur dan rombongannya Berulang kali menengok ke kiri kursi paling depan Ibunya berpaling sejenak dalam…
Read More
Tubuh tubuh tanpa kepala Dan wajah wajah yang dipapas Kalau itu cara melupakan masa lalu Maukah kulakukan untukmu? NH
Read More