SURAT UNTUK ANAKKU (3)

Anakku, Aku menulis lagi, untukmu, terpaksa. Aku sedang khawatir. Sangat khawatir. Takut. Mungkin juga sedih. Dan aku butuh kamu, sekarang. Paling tidak mendengarku. Maafkan ya Nak, itu nasibmu. Tadi pagi – juga semalam, setelah mendarat – sebelum pesawat tinggal landas, aku membaca banyak berita, chatting, kutipan sanasini, yang berisi kekhawatiran dan ketakutan mengenai bursa saham…

Read More

#KAMIINDONESIA

Mungkin Ketika tahun lalu anda banyak menjual Anda berharap indeks terjun bebas Seperti tahun-tahun sebelumnya yang telah anda lakukan kepada kami Mengendalikan kami Menjajah kami Nyatanya Tahun lalu anda kecele Anda kecewa Kami ternyata perkasa Salah satu yang paling perkasa di dunia Anda mulai takut kehilangan kendali Anda mulai takut kami Anda meradang Membuat berita…

Read More

THE LONG AND WINDING (AND RAINY) ROAD

Seekor camar berulang mengepakkan sayap-sayapnya, berusaha sekuat tenaga terbang menembus angin kencang. Posisinya tidak bergerak. Turun ke tanah, sebentar, kemudian berusaha lagi. Tetapi tetap saja di atas sana dia masih belum banyak bergerak. Kembali turun ke tanah, untuk ambil ancang-ancang berusaha lagi. Ramalan cuaca sehari sebelumnya persis sama; berangin (sesuai julukan kotanya), hujan, dan temperatur…

Read More

KITA DAN PILIHAN

Layaknya bumi yang diciptakan dengan dua kutub, utara dan selatan, manusia pada dasarnya diciptakan dengan dua kutub, dua pilihan. Menjadi baik atau jahat. Namun karena manusia adalah makhluk paling sempurna, pilihannya – yang diciptakan oleh manusia itu sendiri – menjadi lebih bervariasi. Kadang bisa baik, tiba-tiba menjadi jahat. Kadang bisa jahat, lalu berubah menjadi baik.…

Read More

KARMA

Keringat terus menetes dari dahiku, bertemu dengan alis tebalku, dan perlahan mengalir ke ujung ekor alisku. Matahari persis di atas kepala, satu jam sudah memanggangku. Aku hampir menyelesaikan tugasku, menutupi jasad Jeff dengan tanah. Tinggal tersisa wajahnya. Wajah yang masih menunjukkan rasa sakit akibat ledakan ranjau yang melontarkannya tadi. Ranjau sialan! Perang laknat! Padahal inilah…

Read More