Jangan katakan kita telah melihat segala sesuatu yang dapat dilihat, hanya karena kita punya mata.
Jangan katakan kita telah mendengar segala sesuatu yang dapat didengar, hanya karena kita punya telinga.
KNOW ME BETTER. LIKE ME LESS.
Jangan katakan kita telah melihat segala sesuatu yang dapat dilihat, hanya karena kita punya mata.
Jangan katakan kita telah mendengar segala sesuatu yang dapat didengar, hanya karena kita punya telinga.
Ya, begitulah aku. Atau, begitulah kita. Selalu ingin didengar. Dan selalu ingin diperhatikan. Namun tidak pernah berpikir. Dan tidak pernah mempedulikan orang lain. Jleb banget kan!
Read More
“Untuk investasi, apalagi Pak yg menarik di harga sekarang?”
“Blue chips selalu bagus.”
“Cuma harga sekarang sudah pada tinggi, takut masuk, Pak.”
“Hahaha, selalu ada alasan untuk tidak masuk sekarang.”
Botak plontos bergincu merah dengan hanya ada tugas dan hukuman. Tugas dan hukuman. (“Gambar alat vital kalian!” Pedelah untuk urusan satu ini, lengkap dengan ukiran dan gradasinya, alhasil kok malah mendapat hukuman berat? Berguling di lantai dan dipepet menumpuk rapat di sudut ruang. “Memangnya mata, kuping, mulut bukan alat vital?!” Rasanya sampai sekarang pun kalau saya diberi tugas yang sama, percayalah, saya masih akan tetap keukeuh.)
Read More