Raung gesekan roda-roda baja dan rel MRT terdengar, semakin mendekat. Tidak banyak pengantri di larut malam begini dan juga tidak banyak penumpang yang bergegas keluar gerbong. Fei meletakkan pantatnya, di sebelah bangku untuk disabilitas yang dibiarkan kosong, memandang beberapa orang yang masih lalu lalang di luar gerbong. Seorang perempuan melintas. Fei mengenalinya, perempuan dengan sepasang bola mata yang hitam dominan.
Read MoreKUNJUNGAN KEDUA (2/5)
Tiba-tiba Fei merasakan dadanya mengetuk-ngetuk. Perempuan itu. Perempuan yang sama ketika bulan lalu dia di ruang yang sama pula. Lokasi kejadian mimpi yang berbeda, peristiwa yang berbeda, orang-orang yang berbeda, tetapi perempuan itu hadir di kedua mimpinya. Perempuan dengan sepasang bola mata yang hitam dominan.
Read MoreFEI, SEBUAH PROLOG (1/5)
Seorang perempuan dalam balutan sweater hijau tosca, dengan tulisan “Walk On” di sana, berdiri di belakang sendiri, sedikit menunduk memandang lekat. Mata mereka beradu, dan Fei menangkap bola matanya yang hitam dominan.
Read More
MUNGKINKAH, OH MUNGKINKAH?
Berita anyar (kutipan Grid.ID): “… Hutang Rp17 miliar tersebut diakui oleh (nama Sang Artis) lantaran dirinya salah langkah dalam mengelola saham, Forex.” Namun ada juga berita lainnya, tanpa menyebut kata “saham”. Entah benar mana.
Mungkinkah saham bisa berakibat parah? Gitu?
Read More