THE SECRET GARDEN

“Ka…”
 “Ya…”
 “Boleh ya, berhenti mencintaiku?”
 “Wait Sia… darimana kamu tahu?”
 “Aku tahu Ka, dari kata-kata yang kamu pilih, dari nada suara yang kamu ketik, dari setiap kesenjangan dan keheningan, aku tahu.”
 “Ooh… tapi kamu tidak berhak melarang, Sia.”
 “Aku tahu, makanya aku memohon.”
 “Tapi kenapa harus berhenti?”
 “Sebab kamu bikin aku gelisah.”

Read More

SURAT UNTUK ANAKKU (13)

Sekali lagi Nak, kematian memang gelap dan kelam. Misterius. Rahasia semesta. Bisa terjadi kapan saja dimana saja siapa saja. Ayahmu ini -yang beberapa pesan masuk tadi mengingatkan sudah tidak muda lagi- tampaknya masih akan tetap terus berlari. Seperti pernah kukutip di sebuah tulisanku: “I know only two things. One, I will be dead someday; two, I am not dead now. The only question is what I shall do between those points.” I will keep on running. Aku akan terus berlari. Sebisaku. Semampuku. Sesukaku.

Read More